Gunung Panjang Memanas! Bisnis Kayu Pak YS Kebal Hukum? Diduga Ada "Backing" Oknum Aparat di Balik Polusi dan Tangisan Warga

Gunung Panjang Memanas! Bisnis Kayu Ys Kebal Hukum? Diduga Ada "Backing" Oknum Aparat di Balik Polusi dan Tangisan Warga
​BERAU-KSLTIM-info RI Aroma tak sedap tercium dari sebuah lokasi pengolahan kayu di Jalan Rumah Sakit, Kelurahan Gunung Panjang Kamis( 9/04/2026) 

Meski dikeluhkan karena suara bising yang memekakkan telinga dan polusi debu yang mengancam kesehatan, bisnis yang dikelola oleh oknum berinisial YS  ini terkesan tak tersentuh hukum. Dugaan adanya "tangan kuat" dari oknum aparat pun mulai mencuat ke permukaan.

​Anak Sekolah Jadi Korban, Debu Kayu Hantui Warga
​Bukan sekadar kebisingan, operasional mesin gergaji di lokasi tersebut kini menjadi momok bagi dunia pendidikan dan kesehatan masyarakat sekitar. Serbuk kayu halus tampak berhamburan hingga ke area sekolah, mengganggu proses belajar mengajar dan mengancam paru-paru anak didik.

​"Kami tidak bisa tenang, anak sekolah terganggu, debu masuk ke rumah. Tapi siapa yang berani lapor kalau di belakangnya diduga ada orang kuat?" ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan oleh Info RI demi keselamatan nyawanya.
​Pengelola Bungkam, Ada Apa?
​Saat tim Info RI mencoba melakukan konfirmasi langsung, pengelola kayu tersebut menunjukkan sikap tertutup dan memilih bungkam.

 Tak ada satu pun pertanyaan media yang dijawab, baik soal perizinan lingkungan maupun legalitas kayu-kayu yang diolah. Sikap bungkam ini seolah menegaskan bahwa mereka merasa aman karena adanya perlindungan dari pihak tertentu.

​Tantangan Bagi Penegak Hukum
​Masyarakat kini mempertanyakan nyali pihak berwenang. Lokasi yang berada di tengah kota dan dekat dengan fasilitas umum seharusnya mudah untuk dipantau dan ditindak jika melanggar aturan. Namun, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik.

​Kuatnya dugaan keterlibatan oknum aparat sebagai "benteng" di balik operasional kayu ini menjadi tantangan besar bagi aparat penegak hukum dan instansi terkait di Kabupaten Berau. Apakah hukum akan tajam ke bawah dan tumpul ke atas? Ataukah keselamatan masyarakat Gunung Panjang akan terus dikorbankan demi pundi-pundi rupiah oknum yang tidak bertanggung jawab?. 

​Tim Redaksi – Info RI (Red) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SKHGU FIKTIF & TRANSFER IlEGAL TERBONGKAR ! WARGA INTU LINGAU DESAK CABUT IZIN PT SAWIT YANG CAPLOK AREAL SAKRAL

DINAS PU NUNUKAN DIGUGAT Lecehkan Putusan MA dan Nekat Lelang Proyek Jalan Rp37 Miliar di Lahan Sengketa

Pasukan Serdadu dan Pasukan Merah DPC Teluk Bayur Kepung PT SMJ, Desak Pembayaran Hak Karyawan, Selesaikan