Pembangunan Siring Laut Diduga Abal-abal Picu Banjir di Terusan Tengah

Pembangunan Siring Laut Diduga Abal-abal Picu Banjir di Terusan Tengah
KOTA  BARU:KALIMANTAN SELATAN BORNEOSINARTVNEWS Jumat 08Januari 2026 —
Banjir kembali melanda Kampung Terusan Tengah, Desa Tanjung Kunyit, Kecamatan Pulau Laut Barat, Kabupaten Kota Baru. Warga menilai banjir tersebut dipicu oleh pembangunan siring laut yang diduga dikerjakan secara asal-asalan dan tidak sesuai perencanaan.

Pembangunan siring laut tersebut diduga berada di bawah tanggung jawab Kepala Desa Tanjung Kunyit, yang kini telah dilaporkan oleh perwakilan masyarakat terkait dugaan pelaksanaan proyek yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Sejak siring laut dibangun, air laut dengan mudah meluap ke permukiman warga saat pasang tinggi.
Kondisi ini diperparah oleh kualitas bangunan yang dinilai rendah dan tidak mampu menahan tekanan air laut, sehingga fungsi utama siring laut sebagai pelindung kawasan pesisir tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Kekhawatiran warga semakin meningkat menyusul himbauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang meminta masyarakat pesisir, termasuk warga Terusan Tengah dan sekitarnya, untuk meningkatkan kewaspadaan. 

BMKG memprediksi pada awal tahun 2026 ketinggian air pasang berkisar antara 2,6 meter hingga 3,1 meter di atas permukaan laut, yang berpotensi menimbulkan banjir rob lebih luas.

“Kalau siring lautnya kuat dan sesuai RAB, mungkin dampaknya tidak separah ini. Sekarang air pasang sedikit saja sudah masuk ke rumah warga,” keluh salah satu warga Terusan Tengah.

Masyarakat juga menyayangkan laporan dugaan penyimpangan pembangunan siring laut yang telah hampir satu tahun dilayangkan ke Kejaksaan Negeri Kota Baru, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut maupun kejelasan penanganan terhadap laporan tersebut.

Warga berharap aparat penegak hukum segera memproses laporan tersebut secara transparan dan objektif. Selain itu, masyarakat mendesak adanya evaluasi serta perbaikan serius terhadap siring laut demi keselamatan warga pesisir, mengingat ancaman banjir rob diperkirakan masih akan terus terjadi.

Sumber: Warga Terusan Tengah
Editor : Boni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SKHGU FIKTIF & TRANSFER IlEGAL TERBONGKAR ! WARGA INTU LINGAU DESAK CABUT IZIN PT SAWIT YANG CAPLOK AREAL SAKRAL

DINAS PU NUNUKAN DIGUGAT Lecehkan Putusan MA dan Nekat Lelang Proyek Jalan Rp37 Miliar di Lahan Sengketa

Pasukan Serdadu dan Pasukan Merah DPC Teluk Bayur Kepung PT SMJ, Desak Pembayaran Hak Karyawan, Selesaikan