Investasi Infrastruktur Rp 23,6 Miliar: Ditjen Bina Marga Kebut Proyek Santan Ulu - Santan Ilir dengan Dua Kontrak Serentak

Investasi Infrastruktur Rp 23,6 Miliar: Ditjen Bina Marga Kebut Proyek Santan Ulu - Santan Ilir dengan Dua Kontrak Serentak
Kutai Kartanegara, Kaltim Borneo sinar NEWSTV – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, tengah melakukan Selsa (09/12/2025) 

akselerasi pembangunan jalan vital Santan Ulu - Santan Ilir di Kabupaten Kutai Kartanegara. Proyek ini dilaporkan media lokal, termasuk Borneo Sinar TV News, sebagai kegiatan yang "digenjot" pengerjaannya, didukung oleh alokasi dana besar dan dua paket kontrak yang dieksekusi hampir bersamaan.

Strategi Dua Kontrak Percepatan Pembangunan
Untuk memastikan peningkatan kualitas akses yang cepat dan komprehensif, BBPJN Kalimantan Timur meluncurkan dua paket pekerjaan kontrak pada November 2023 dengan target dan durasi yang berbeda
  Paket Peningkatan Jalan Jangka Pendek (TA 2023):
    Fokus pada peningkatan ruas jalan segera.
   Nilai Kontrak: Rp. 23.658.196.000,00.
   Waktu Pelaksanaan Cepat  51 Hari Kalender.
   Kontraktor Pelaksana  PT. PRIMA CIPTA KARSA SABBAPATHAMAM (KSO).
 Paket Jangka Panjang (Pekerjaan Jembatan dan Jalan) 
   Memiliki fokus lebih luas, mencakup ruas Jembatan Selilik.
    Waktu Pelaksanaan: 365 Hari Kalender.
    Kontraktor Pelaksana: PT. PERKASA ABADI SENTOSA (KSO).

 Kualitas Pengerjaan dan Metode Beton Kaku
Peningkatan kualitas jalan dilakukan menggunakan perkerasan kaku (rigid pavement) atau pengecoran beton semen.

 Metode ini dipilih untuk memastikan daya tahan dan umur pakai jalan yang lebih panjang.

Tim wartawan Borneo Sinar TV News yang berada di lapangan melaporkan intensitas pengerjaan sangat tinggi.

 Aktivitas yang dilakukan meliputi pengecoran, penuangan beton dari truk molen, serta prosedur krusial seperti pemotongan sambungan (joint cutting) untuk mengontrol retak dan menjaga kualitas akhir jalan.

Peran Kepala desa. Heri Budianto dalam Pengawasan
Proyek puluhan miliar ini diawasi secara ketat oleh tim Konsultan Pengawas teknis. 

Namun, sorotan utama media adalah peran aktif pemimpin lokal, , dalam mengawal proyek. Peran beliau vital untuk memantau kegiatan di lapangan dan memastikan bahwa pengerjaan proyek berjalan selaras dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat Santan Ulu dan Santan Ilir.(Ardian) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SKHGU FIKTIF & TRANSFER IlEGAL TERBONGKAR ! WARGA INTU LINGAU DESAK CABUT IZIN PT SAWIT YANG CAPLOK AREAL SAKRAL

DINAS PU NUNUKAN DIGUGAT Lecehkan Putusan MA dan Nekat Lelang Proyek Jalan Rp37 Miliar di Lahan Sengketa

Pasukan Serdadu dan Pasukan Merah DPC Teluk Bayur Kepung PT SMJ, Desak Pembayaran Hak Karyawan, Selesaikan