Fasilitas Olahraga Jadi Lahan Parkir Pemuda Tanjung Batu Desak Pemerintah Kampung Bertanggung Jawab
Fasilitas Olahraga Jadi Lahan Parkir, Pemuda Tanjung Batu Desak Pemerintah Kampung Bertanggung Jawab
BERAU, KALTIM-BORNEOSINARTVNEWS Sabtu (27/12/2025) – Menjelang perayaan malam pergantian tahun 2026, Lapangan Sepak Bola Tanjung Batu, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dialihfungsikan menjadi area parkir kendaraan roda empat. Kebijakan ini memicu reaksi dari pemuda setempat yang mengkhawatirkan kerusakan fasilitas olahraga satu-satunya di wilayah tersebut.
Antisipasi Lonjakan Wisatawan
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim di lapangan, alih fungsi lahan ini merupakan kebijakan dari Kepala Kampung Tanjung Batu. Langkah ini diambil sebagai upaya darurat untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kunjungan wisatawan serta mengurai potensi kemacetan di sekitar pusat keramaian menjelang malam pergantian tahun.
Pantauan di lokasi pada Sabtu sore hingga malam menunjukkan puluhan hingga ratusan mobil memadati area lapangan. Pengaturan kendaraan dilakukan secara swadaya oleh warga demi menjaga ketertiban arus lalu lintas bagi tamu yang terus berdatangan.
Protes dari Kalangan Pemuda
Meski bertujuan untuk ketertiban, kebijakan ini mendapat sorotan tajam dari para pemuda Tanjung Batu. Mereka menyayangkan penggunaan lapangan bola sebagai kantong parkir karena dinilai berpotensi merusak kondisi fisik lapangan, terutama rumput dan drainase.
"Kami sangat menyayangkan fasilitas olahraga satu-satunya ini dijadikan tempat parkir. Kami khawatir setelah ini lapangan rusak dan tidak bisa lagi digunakan untuk aktivitas kepemudaan sebagaimana mestinya," ungkap salah seorang pemuda setempat.
Desak Solusi Alternatif dan Pemulihan
Para pemuda berharap pemerintah kampung segera mengevaluasi kebijakan tersebut dan mencari solusi lahan alternatif di masa mendatang agar tidak mengorbankan sarana publik. Mereka juga menuntut agar setelah perayaan Tahun Baru selesai, pemerintah kampung bertanggung jawab penuh untuk melakukan pemulihan dan perbaikan lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah kampung terkait rencana perbaikan atau revitalisasi lapangan pasca digunakan sebagai area parkir masif tersebut.(Boni/hrs)
Komentar
Posting Komentar