Dishub Berau Perketat Kesiapan Nataru dan Rencanakan Pembangunan Dermaga Permanen di 2026

Dishub Berau Perketat Kesiapan Nataru dan Rencanakan Pembangunan Dermaga Permanen di 2026
TANJUNG REDEB, BERAU –BORNEO SINAR TV NEWS Menjelang momentum perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau bergerak cepat memastikan kesiapan teknis di lapangan.

 Hal ini terungkap dalam pertemuan antara tim redaksi Borneo Sinar TV News dengan Kepala Dishub Berau, Dr. Ir. H. Andi Marewangeng, ST., MT., di ruang kerjanya pada Kamis (18/12/2025).
Dalam koordinasi tersebut, Andi Marewangeng memaparkan dua fokus utama: pengamanan arus mudik/balik Nataru serta transformasi infrastruktur dermaga untuk menekan biaya logistik daerah.

Fokus Pengamanan Nataru 2025/2026
Guna menjamin keselamatan masyarakat selama libur akhir tahun, Dishub Berau telah dan sedang menjalankan beberapa agenda prioritas
  Optimalisasi Ramp Check Inspeksi keselamatan armada angkutan darat telah rampung dilaksanakan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima.

  Pemeriksaan ASDP  Ramp check juga menyasar sektor penyeberangan air guna menjamin keamanan pengguna jasa kapal dan feri.
  Ketegasan Razia ODOL: Dishub memperketat pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) demi menjaga ketahanan infrastruktur jalan raya.

  Fasilitas Penerangan  Pemasangan PJU bertenaga surya di titik-titik strategis kini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, mengurangi risiko kecelakaan di area gelap.

Transformasi Dermaga Buyung-Buyung Strategi Pangkas Biaya Logistik
Selain fokus pada Nataru, Andi Marewangeng memberikan kabar baik terkait pengembangan infrastruktur perairan. Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026, Dishub berencana membangun kembali Dermaga Buyung-Buyung dengan konstruksi beton permanen.

Langkah ini merupakan strategi untuk mengintegrasikan jalur laut dari Teluk Sulaiman (yang melayani rute Palu) langsung ke Buyung-Buyung.

 "Jika kapal pengangkut sayur dan kebutuhan pokok dari Teluk Sulaiman bisa sandar di Buyung-Buyung, jarak distribusi ke Tanjung Redeb akan terpangkas signifikan. Hal ini tentu akan mengurangi biaya angkut sehingga harga kebutuhan pokok di masyarakat bisa lebih murah," jelas Andi.

Rehabilitasi Dermaga Semurut
Terkait aspirasi masyarakat mengenai Dermaga Semurut, Dishub mengonfirmasi bahwa tahun ini telah masuk dalam program rehabilitasi, khususnya untuk memperbaiki bagian dermaga yang miring. 

Meskipun belum terakomodasi sepenuhnya secara permanen di APBD 2026, pihak dinas memastikan fungsi pelayanan tetap berjalan sambil terus mengupayakan pembangunan konstruksi permanen di masa mendatang.
Sinergi untuk Kondusivitas Wilayah
Menutup keterangannya, Andi Marewangeng menyambut baik dukungan media dalam memantau kinerja pemerintah. 

Beliau berharap kolaborasi antara Dishub dan masyarakat dapat terus terjaga agar seluruh program pembangunan dan pengamanan wilayah berjalan lancar.

"Kita berdoa bersama agar anggaran daerah terus membaik sehingga rencana pembangunan permanen ini segera terealisasi demi kemajuan ekonomi masyarakat Berau," pungkasnya.(Haris/Sudy)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SKHGU FIKTIF & TRANSFER IlEGAL TERBONGKAR ! WARGA INTU LINGAU DESAK CABUT IZIN PT SAWIT YANG CAPLOK AREAL SAKRAL

DINAS PU NUNUKAN DIGUGAT Lecehkan Putusan MA dan Nekat Lelang Proyek Jalan Rp37 Miliar di Lahan Sengketa

Pasukan Serdadu dan Pasukan Merah DPC Teluk Bayur Kepung PT SMJ, Desak Pembayaran Hak Karyawan, Selesaikan