PLN Merespons Aduan Tiang Miring, Tapi Belum Beri Kepastian Waktu

PLN Merespons Aduan Tiang Miring, Tapi Belum Beri Kepastian Waktu
 PLN Tanah Kuning Hanya Beri Janji Umum; Masyarakat Tetap Cemas, Ancaman Maut Tiang Listrik di Desa Binai Masih Mengintai Minggu, 9 November 2025 
TANJUNG PALAS TIMUR, BORNEO SINAR TV NEWS – Setelah berita mengenai lima (5) titik tiang listrik beton miring ekstrem di Desa Binai, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, dipublikasikan, PT PLN (Persero) melalui kontak Tanah Kuning akhirnya memberikan respons.

 Namun, respons tersebut dinilai masyarakat dan media masih terlalu umum dan belum memberikan kepastian waktu untuk mengatasi bahaya tinggi yang mengancam nyawa warga.
 Gagal Kontak dan Respons Singkat PLN
Sebelumnya, tim Borneo Sinar TV News berulang kali berupaya menghubungi pihak PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bulungan secara lisan dan tertulis terkait kondisi tiang listrik di RT 5 Desa Binai. 

Upaya ini sempat gagal total, yang memperkuat anggapan masyarakat tentang kelalaian PLN.

Setelah berita dipublikasikan, kontak PLN Tanah Kuning memberikan jawaban singkat melalui pesan WhatsApp
 "Ok pk trimakasih infonya. Nanti kami infokan tim pemeliharaan untuk memperbaikinya."

Meskipun PLN sudah mengakui laporan bahaya tersebut, masyarakat Desa Binai menilai jawaban ini sangat mengecewakan.

Masyarakat Tuntut Komitmen Waktu dan Revisi Prioritas
Perwakilan masyarakat, Bapak Tajudin, menyatakan bahwa janji "nanti akan diperbaiki" tidak cukup mengingat risiko tiang roboh dapat terjadi seketika, terutama akibat kabel yang menjuntai rendah di atas jalan raya dan berisiko tersangkut truk.

 "Kami tidak butuh janji 'nanti'. Ini bukan masalah lampu padam biasa, ini ancaman korban jiwa. 

Kami menuntut PLN memberikan waktu pasti kapan tim teknis akan turun," tegas Bapak Tajudin.

Kekhawatiran utama masyarakat tetap pada kesalahan prioritas PLN sebelumnya, di mana dua (2) titik tiang yang paling parah miringnya justru tidak dimasukkan dalam rencana perbaikan.

Borneo Sinar TV News pun kembali mendesak PLN untuk memberikan klarifikasi mengenai dua hal krusial
  Kepastian Waktu: Kapan tim pemeliharaan akan bergerak cepat ke lokasi Desa Binai (RT 5) untuk penanganan darurat kabel yang menjuntai?
  Revisi Prioritas Apakah PLN WAJIB merevisi rencana kerja untuk mendahulukan penggantian dua (2) tiang yang kondisinya paling berbahaya dan berpotensi roboh total?
Bahaya Maut Tetap Mengintai di Atas Jalan
Hingga berita lanjutan ini ditayangkan, PLN belum memberikan jawaban konkret dan komitmen waktu. 

Kelima tiang miring tersebut, dengan kabel yang melintang rendah, tetap menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan di Desa Binai.

Masyarakat Desa Binai RT 5 mendesak PT PLN (Persero) untuk segera mengubah janji umum menjadi tindakan darurat yang terukur dan terencana demi mengakhiri kelalaian pemeliharaan kronis yang telah berlangsung lama.
(Hrs) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SKHGU FIKTIF & TRANSFER IlEGAL TERBONGKAR ! WARGA INTU LINGAU DESAK CABUT IZIN PT SAWIT YANG CAPLOK AREAL SAKRAL

DINAS PU NUNUKAN DIGUGAT Lecehkan Putusan MA dan Nekat Lelang Proyek Jalan Rp37 Miliar di Lahan Sengketa

Pasukan Serdadu dan Pasukan Merah DPC Teluk Bayur Kepung PT SMJ, Desak Pembayaran Hak Karyawan, Selesaikan