Dari Mappasikarawa Hingga Irama Electone Air Mata Bahagia di Pesta Pernikahan Anto & Ria

Dari Mappasikarawa Hingga Irama Electone: Air Mata Bahagia di Pesta Pernikahan Anto & Ria
Bulungan, Borneo Sinar TVNews – Desa Binai RT 6, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, hari ini (Minggu, 9 November 2025), diselimuti aura haru dan kebahagiaan saat pasangan Anto dan Ria resmi dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan Adat Bugis yang megah.

Pesta penyatuan dua keluarga besar yang dihelat oleh Bapak Kandung Jupri dan Ibu Rita ini tidak hanya menampilkan kemegahan budaya, tetapi juga dimeriahkan dengan hiburan rakyat yang menyatukan seluruh masyarakat.

Puncak Upacara Adat: Kesucian dan Sentuhan Pertama yang Abadi
Rangkaian upacara adat Bugis dilalui pasangan ini dengan penuh khidmat, dimulai sejak malam sebelumnya:

  Mappaci (Malam Pacar) Momen suci di mana daun pacar (pacci) disematkan di tangan kedua mempelai sebagai simbol kesucian jiwa dan raga, disertai doa restu dari para tetua.

  Mappenre Botting Pagi harinya, mempelai pria (Anto) diantar menuju rumah mempelai wanita (Ria). 

Prosesi ini dilanjutkan dengan Akad Nikah (Ijab Kabul), yang mengesahkan janji suci mereka.
Puncak dari nuansa emosional terlihat saat ritual Mappasikarawa (Sentuhan Pertama Suami Istri) dilaksanakan. 

Sentuhan pertama setelah janji terucap ini menjadi simbol dimulainya kehidupan berumah tangga, disaksikan dengan linangan haru orang-orang tercinta yang mendoakan kebahagiaan abadi.
 Dimeriahkan Anugerah Jaya Music, Pesta Rakyat Penuh Irama
Untuk melengkapi hari bahagia ini, suasana haru diubah menjadi perayaan meriah oleh hiburan yang sudah disiapkan tuan rumah.

"Musik ini menjadi ruang bagi masyarakat, kerabat, dan tamu undangan untuk mengekspresikan suka cita," sebut salah satu panitia.

Tuan Rumah menghadirkan hiburan rakyat berupa musik Electone (Organ Tunggal) dan Karaoke yang dikelola oleh Anugerah Jaya Music.

 Alunan musik ini berhasil menyemarakkan suasana, mengubah ketegangan sakral menjadi pesta rakyat yang penuh kebersamaan, sesuai dengan tradisi perayaan di Desa Binai.

 Doa Restu Keluarga untuk Anto dan Ria
Bapak Jupri, sebagai perwakilan keluarga, menyampaikan ucapan syukur terdalam atas kelancaran seluruh rangkaian acara.

 "Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Kami sangat terharu melihat anak-anak kami kini telah menjadi satu.

 Kami hanya bisa mendoakan, semoga Anto dan Ria dianugerahi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, dan selalu dilindungi Allah SWT dalam setiap langkah hidup mereka," tutur Bapak Jupri, mewakili segenap keluarga besar.

Keindahan tradisi Bugis yang berpadu dengan kehangatan masyarakat Desa Binai, dengan kehadiran tamu undangan yang sangat padat, menjadikan pernikahan Anto dan Ria ini sebagai kisah cinta yang tak hanya megah, tetapi juga menyentuh hati setiap yang hadir. (Haris/Sudirman)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SKHGU FIKTIF & TRANSFER IlEGAL TERBONGKAR ! WARGA INTU LINGAU DESAK CABUT IZIN PT SAWIT YANG CAPLOK AREAL SAKRAL

DINAS PU NUNUKAN DIGUGAT Lecehkan Putusan MA dan Nekat Lelang Proyek Jalan Rp37 Miliar di Lahan Sengketa

Pasukan Serdadu dan Pasukan Merah DPC Teluk Bayur Kepung PT SMJ, Desak Pembayaran Hak Karyawan, Selesaikan